Pada semester sebelumnya, kita sudah mempelajari Bahasa Pemrograman Delphi, Visual Basic I dan Visual Basic II. Untuk semester V ini kita akan belajar Bahasa Pemrograman Java. (ehmmmm.... kalau dalam bahasa Inggris java artinya jawa. Apakah ada kaitannya dengan orang Jawa atau bahasa Jawa?? Oh.. tidak sama sekali)
Yupz... Dalam programming, kunci dasar yang harus dikuasai oleh seorang programmer adalah Algoritma.
Algoritma adalah langkah-langkah dalam menyelesaikan suatu masalah. Algoritma dapat dibuat dalam sebuah tulisan atau gambar (flow chart).
Contoh Algoritma mencari Luas segitiga dalam sebuah tulisan :
1. Masukkan nilai alas dan tinggi.
2. Kalikan nilai alas dengan nilai tinggi.
3. kalikan 1/2 atau 0,5.
4. Tulis hasilnya.
Contoh Algoritma mencari Luas segitiga dalam sebuah flow chart
(maaf bu. masih bingung masukkan flow chartnya.)
Kembali lagi ke java.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan sintaks Java :
1. Bersifat Case Sensitive. Artinya penulisan huruf kapital dan huruf kecil tidak dianggap sama. Misalnya Public dengan public dianggap beda. Jadi harus berhati-hati dalam penulisan di Java.
2. Mengabaikan spasi kosong. Misalnya spasi, tab atau pindah baris.
3. Memiliki jumlah kurung kurawal yang sama.
4. Setiap pernyataan Java diakhiri dengan simbol ; (titik koma).
5. Untuk nama file dari program java harus sama dengan nama classnya.
Contoh 1 : program Java dengan nama Hello
public class Hello {
public static void main (String [] args) {
System.out.println ("Selamat Belajar Java");
}
}
Yang harus diperhatikan dalam penulisan progra Java diatas (ini juga berlaku untuk program Java yang lainnya) :
1. public class ditulis dengan huruf kecil sem,ua.
2. Hello adalah nama class. Nama class ini juga dijadikan sebagai nama filenya.
3. public static void main (String [] args ) adalah sintaks yang harus ada dalam penulisan program Java. Untuk penulisan String menggunakan huruf kapital pada huruf S nya.
4. System.out.println () adalah perintah untuk menampilkan informasi ke layar. Bisa juga menggunakan perintah System.out.print (). Perbedaan dari kedua perintah tersebut adalah letak kursor setelah ditampilkan di layar. System.out.println () posisi kursor akan beraada di baris berikutnya. System.out.print () posisi kursor berada di akhir baris yang dicetak.
Setelah program ditulis, kkita dapat mengetest apakah program yang kita tulis sudah benar atau masih ada kesalahan. Kalau program yang kita tulis sudah benar, maka akan muncul pesan Tool completed succesfully. Kalau ada kesalahan maka akan muncul pesan error. Dan untuk mengetahui ada kesalahan atau tidak kita harus mengcompilenya dengan menggunakan 2 cara yaitu :
1. Melalui menu bar : pilih tools kemudian Compile java.
2. Melalui keyboard : Ctrl + 1.
Setelah program sukses, kita dapat menjalankan (run) program tersebut dengan 2 cara juga yaitu :
1. Melalui menu bar : pilih tools kemudian pilih Run java Application.
2. Melalui keyboard : Ctrl + 2.
Untuk program Hello diatas. Setelah dijalankan akan tampil di layar :
Selamat Belajar Java
Contoh 2 : program java dengan nama Biodata
public class Biodata {
public static void main (String [] args {
System.out.println ("NIM : 200801030381");
System.out.println ("Nama : Koko Kurnia");
System.out.println ("Kelas : MIK 83");
}
}
Setelah di run, maka akan tampil di layar :
NIM : 200801030381
Nama : Koko Kurnia
Kelas : MIK 83
Contoh 3 : program Java dengan nama Segitiga
public class Segitiga {
public static void main (String [] args {
int a = 5, t = 5;
double luas = )double) ((a * t) * 0.5);
System.out.println ("alas = " + a);
System.out.println ("tinggi = " + t);
System.out.println ("Luas Segitiga = " + luas);
}
}
Setelah di run, maka akan tampil di layar :
alas = 5
tinggi = 5
Luas Segitiga = 12.5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar